Irjen Kementan Pastikan Akuntabilitas Pendistribusian Bantuan Bencana Alam Aceh
Dalam upaya memastikan transparansi dan akuntabilitas, Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian (Irjen Kementan) Letjen TNI (Purn) Irham Waroihan meninjau langsung proses pendistribusian bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana alam di Aceh.
Bantuan yang disalurkan oleh Kementerian Pertanian ini diangkut menggunakan kapal perang TNI AL, KRI 593 Banda Aceh, yang bersandar di Pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara, pada Sabtu (13/12).
Irjen Kementan Letjen Irham Waroihan menjelaskan bahwa KRI 593 Banda Aceh berfungsi sebagai posko pengiriman bantuan melalui jalur laut, menjadi titik koordinasi utama untuk mendistribusikan logistik ke berbagai daerah yang terdampak bencana. “Peninjauan ini bertujuan memastikan bahwa bantuan kemanusiaan dari Kementerian Pertanian sampai tepat sasaran, dan diterima dengan baik oleh masyarakat yang membutuhkan di sejumlah wilayah Aceh,” kata Irham Waroihan kepada awak media di Lhokseumawe, Ahad (14/12), saat meninjau langsung proses pendistribusian bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor.
Disebutkan, bantuan ini diserahkan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang kemudian disalurkan ke Posko Terpadu Penanggulangan Bencana Alam di Korem 011/Lilawangsa, untuk selanjutnya didistribusikan langsung kepada masyarakat terdampak. Irham menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap tahapan pendistribusian bantuan, mulai dari pengiriman dari pusat, serah terima kepada BNPB, penempatan di Posko Terpadu, hingga distribusi akhir kepada korban bencana.
Tenaga Ahli BNPB, Brigjen TNI Asep Dedi Darmadi, menyatakan bahwa bantuan kemanusiaan yang diterima kali ini merupakan yang terbesar sepanjang tugasnya di Lhokseumawe. “Bantuan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang terdampak. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian dan Bapanas atas perhatian dan dukungannya,” ungkap Asep.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, yang sebelumnya melepaskan bantuan menuju Sumatera, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud dari program Kementan Peduli Bencana yang melibatkan sinergi dengan mitra strategis, dunia usaha, dan seluruh pegawai Kementan. “Kami memastikan setiap bantuan dipantau dengan ketat, dari titik keberangkatan hingga sampai ke tangan masyarakat terdampak, agar tidak ada penyalahgunaan dan distribusi yang tidak tepat sasaran,” tegas Mentan Amran Sulaiman.
Kegiatan peninjauan ini turut dihadiri oleh Brigjen TNI Asep Dedi Darmadi, Tenaga Ahli BNPB, dan Letkol Inf Andi Ariyanto dari Korem 011/Lilawangsa, yang berkomitmen untuk terus mengawal proses pendistribusian bantuan ini agar sesuai dengan standar transparansi dan akuntabilitas yang tinggi.
cc: rakyataceh.net